Kubuntu adalah varian distro Linux Ubuntu yang menggunakan KDE sebagai Desktop Environmentnya, Ubuntu sendiri menggunakan GNOME sebagai default lingkungan desktopnya. Kubuntu sendiri hadir dengan beberapa fitur dan aplikasi yang mungkin sedikit berbeda dengan Ubuntu. Beberapa fitur dan aplikasi yang terdapat dalam Kubuntu 9.04 diantaranya Kernel 2.6.28, Desktop: KDE 4.2, Amarok 2.0.2, K-Torrent 3.2, Digikam 0.10.0 dan lain-lain.
Untuk memulai menginstall Kubuntu 9.04 tentu aja qt butuh CD installernya atau Live CDnya yang file ISOnya bisa didownload di sini, lalu burn menggunakan K3B atau Brasero atau gunakan Nero ( under Windows ) atau bisa memesannya lewat https://shipit.kubuntu.org.. siapkan space kosong hardisk sesuai kebutuhan. Untuk versi Live CD ( 700MB ) maka akan membutuhkan minimal 2,5 GB space hardisk saat diinstall. so sediakan space HD > 2,5 GB apabila ingin menginstall paket aplikasi lain. Satu lagi siapkan space hardisk ( partisi ) yang digunakan sebagai swap memori sebesar kurang lebih 1,5 kali kapasitas RAM. namun apabila RAM yang kita miliki >= 1 GB swap partisi ini bisa ditiadakan. lumayan bisa menghemat space HD wat nyimpen lagu kesayangan ![]()
Saya sendiri mencoba mengistallnya pake kompi temen lewat VMWare, maklum lagi mudik jadi g bisa pake kompi sendiri
. Nah sekarang masukan Live CD dari Kubuntu ke optical drive kita, sebelumnya setting BIOS agar 1st booting diarahkan ke Optical drive kita. lalu akan muncul menu sebagai berikut :
* Try Kubuntu w/o any change to your computer = Pilih jika anda ingin bekerja dalam mode Live CD lalu melakukan instalasi
* Install Kubuntu = Pilih jika anda ingin langsung melakukan installasi tanpa masuk dalam mode Live CD
* Check Disk for detect = Pilih untuk melakukan scanning / verifikasi pada CD
* Test Memory = Pilih untuk melakukan pengetesan memori ( RAM )
* Boot from 1st Hardisk = Pilih untuk melakukan booting dari Hardisk langsung, bukan dari CD lagi
nah untuk kali ini kita pilih point ke 2 ( install Kubuntu secara langsung ), tekan enter.
Jendela yang akan pertama kali muncul adalah jendela “Welcome” atau selamat datang pada menu instalasi Kubuntu, terdapat 6 step yang akan kita lalui dan ini adalah step yang pertama ( 1/6 ). pada step ini pilih bahasa yang akan di gunakan, saya sarankan menggunakan bahasa Inggris, bukan karena rasa Nasionalisme yang kurang, akan tetapi akan lebih familiar apabila kita menggunakan bahasa internasional ini
. selanjutnya klik forward
Step berikutnya adalah tentang regional setting. pilih kawasan yang sesuai dengan kawasan kita,kalau sudah klik forward.
selanjutnya pemilihan tata letak dari keyboard kita, defaultnya adalah aturan USA. lalu forward
nah sampai tahap ini belum ada masalah yang berarti karena memang instalasi Kubuntu dan kawan2nya memang termasuk relatif mudah. makanya tidak mengherankan kalau popularitas dari distro ini begitu tinggi karena “easy used”. Step berikutnya adalah pemilihan partisi, diharapkan untuk berhati-hati dan teliti apabila sudah menghadapi step ini, salah-salah semua data di harddisk kita bisa ilang kalau ceroboh. Apabila sebelumnya sudah terdapat sistem operasdi di kompi kita ( Windows misalnya ), kita bisa menyiapkan terlebih dahulu partisi kosong mengunakan Partition Magic atau tool dari windows sendiri ( disk management ). Buat partisi sendiri dengan space sesuai kebutuhan..kembali ke instalasi, kita sudah mencapai pada tahap pembuatan partisi :
ada 3 pilihan pada menu diatas, kita pilih yang specify partitions manually ( advenced ) sehingga kita bisa mengatur alokasi space harddisk sesuai kenginan kita.
apabila sebelumnya kita sudah menyiapkan partisi khusus untuk linux, kita bisa melakukan editing dengan memilih area partisi lalu klik edit. namun apabila masih kosong ( unlocated ) pilih new untuk membuat partisi baru.
saat kita memilih edit/new akan muncul jendela pop-up yang menampilkan informasi tentang partisi dan kita akan mengubahnya.
pada isian size, kita isi besar dari space partisi kita ( dalam MB ). untuk use as, kita isi dengan file sistem yang akan kita gunakan (misal ext4, reiserFS, JFS dan lain-lain). sedangkan untuk mount poin kita isi dengan “root” ( / )..
akan tetapi disarankan agar kita menyiapkan partisi satu lagi yang nantinya di gunakan untuk menyimpan data-data dari user ( /home ). hal ini diperlukan karena apabila suatu saat sistem kita error dan membutuhkan install ulang dengan jalan format, data yang berada dalam /home akan aman. Pembuatannya sama, hanya mount pointnya saja yang dirubah menjadi /home.
Langkah berikutnya adalah membuat swap area, caranya sama, perbedaannya adalah dala pemilihan “use as” isi dengan swap area. checkmark bagian format untuk melakukan formatting sebelum installasi.
Step berikutnya adalah mengisikan data dari user. isikan nama user dan nama yang digunakan untuk login. isikan password dan nama kompi kita. Untuk password perlu diketahui bahwa password ini juga sebagai password root, sehingga apabila kita mengetikan perintah dengan sebelumnya menggunakan “sudo” password ini yang dibutuhkan.
apabila sudah yakin dengan semua kofigurasi, klik install
tunggu sampai dengan 100%, apabila tidak ada error, kompi akan restart. isikan user dan password pada menu login. dan akhirnya selamat datang di Kubuntu 9.04. Untuk screenshot dari Kubuntu 9.04 dan distro2 Linux yang lain menyusul














Recent Comments